Baper - Bacaan Perempuan

Mengenali Ciri Autisme pada Balita Usia 0-3 Tahun

KOMPAS.com –  Setiap tahapan tumbuh kembang anak penting untuk mendapat perhatian orangtua, terlebih saat anak berusia 0-3 tahun. Di usia ini biasanya bisa dikenali adanya gangguan tumbuh kembang seperti autisme. 

Menurut dr. Eva Suryani Sp.KJ, autisme sudah bisa didiagnosis pada anak dengan rentang usia 0-3 tahun. “Sebelum tiga tahun sudah bisa didiagnosis. Beda dengan ADHD (gangguan pemusatan perhatian dan perilaku) yang (baru bisa didiagnosis di) usia sekolah sekitar 6-7 tahun,” kata Eva kepada Kompas.com di Tanamera, Jakarta Selatan, Rabu (3/5/2017).

Setidaknya ada tiga tanda-tanda penting untuk mendeteksi autisme. Pertama adalah kesulitan bahasa (bicara), interaksi sosial dan melakukan gerakan terbatas serta pengulangan. 

Anak yang memiliki gangguan autisme biasanya tidak merespon ketika namanya dipanggil, lebih suka menyendiri, tidak suka dipeluk, tidak ada kontak mata, serta sering melakukan gerakan berulang-ulang. 

Kendati demikian, menurut Eva, masih ada penderita autisme yang didiagnosis di luar rentang usia tersebut. Diagnosis yang terbilang terlambat itu dinilai karena beberapa faktor, seperti keterbatasan informasi hingga harga pelayanan kesehatan.

Di sisi lain, Eva mengingatkan bahwa diagnosis autisme anak sejak dini bisa bermanfaat bagi para orangtua. “Sebenarnya kalau kita bisa kenali sejak dini, penanganannya juga bisa lebih awal,” ujar dokter dari RS Siloam Karawaci Tangerang ini.

Sumber: Lifestyle Kompas

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.